Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016
Teduh dekapan Illahi Oleh Nabila Sari T.Ibrahim T.Jalil Tak ada pengharapan sedemikian  Pergi tiada terkira, Sesingkat kegelapan datang  Memeluk asa di hadapan ku, Di dunia semua atas kehendak -Nya  Fana, sulit di terka  Sungguh.. Oh ya tuhanku.. Tak ku sangka Aku luruh dalam heningan jiwa Benar,, kau telah tiada kini .. Di dalam semua hati berkata  Terpesona ceritamu yang sering menyejuk kan jiwa, Hadirkan untuk ku,, Betapa sesalan ini  Membunuh batin kalbu ku Sungguh,, Ya tuhan ku,  Kata kata apa yang tepat Protes untuk mehakimi waktu yang tak dapat ku ulangi kembali  Hingga tiada kata kata yang dapat ungkapkan kesedihan,, Mengapa tuhan,, Sesingkat ini,, Oh tuhan ku  Semua takdir di dalam genggaman jari mu  Sahabat,, Usai sudah perjalanan kisah hidup mu,,  Pengharapan telah pupus  Kau kini kembali kepada sang illahi,,  Pusaran menjadi cerita baru bagi mu  Harum bunga menghantar ke...

Puisi Kerinduan

Pelangi Merindukan Hujan Oleh Nabila Sari T.Ibrahim Hujan yang kurindukan Tak kunjung turun  Mengapa  Hati mu gelisah cinta  Hari akan semakin gelap  Bukan kah itu akan hujan  Bukan !  Itu bukan hujan  Akan tetapi fajar  Yang telah kembali senja Cinta ..  Apakah kau merasa sedih !  Tidurlah sejenak di bahuku  Terlelap lah engkau  Wahai cinta .. Bersabarlah  Sampai dia benar-benar tiba !  Tenang saja !  Tenang saja !  Dia akan datang  Cinta ..  Mengapa kau bersedih !  Dia akan datang  Besabar lah !