Darah Sang Pemulia
Oleh Nabila Sari T.Ibrahim T.Jalil
Wahai kaum Tuhan yang mulia
engkau bukanlah
Penderitaan dan beban-Nya,
Melainkan engkau bagaikan permata kerinduan Illahi,
Di mana kau berikan rasa syukur atas segala nikmat-Nya,
Kepahitan dan kependeritaan yang engkau dapatkan
Tak lain dari kasih sayang-Nya kepadamu,
Apa yang engkau rasakan percayalah sang Illahi merindukanmu,
Bahkan darah-darah yang bersibah di jalanan,
Akibat tangan-tangan yang kotor dan tak mau bertanggung jawab itu...
Bukan berarti kau tak mampu menjadi permata kerinduan Illlahi,
Melainkan kau akan terasa nyaman di dalam dekapan-Nya
Yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang,
Yang akan terus mendekap mu dalam kasih sayang-Nya,
Kau akan menjadi salah satu penghuni surga dengan pahala shahidmu..
Darah-darah nan suci itu akan menjadi rasa pilu dan duka yang mendalam
Kau tinggalkan di dunia sekaligus pelajaran berharga bagi kami
Oleh Nabila Sari T.Ibrahim T.Jalil
Wahai kaum Tuhan yang mulia
engkau bukanlah
Penderitaan dan beban-Nya,
Melainkan engkau bagaikan permata kerinduan Illahi,
Di mana kau berikan rasa syukur atas segala nikmat-Nya,
Kepahitan dan kependeritaan yang engkau dapatkan
Tak lain dari kasih sayang-Nya kepadamu,
Apa yang engkau rasakan percayalah sang Illahi merindukanmu,
Bahkan darah-darah yang bersibah di jalanan,
Akibat tangan-tangan yang kotor dan tak mau bertanggung jawab itu...
Bukan berarti kau tak mampu menjadi permata kerinduan Illlahi,
Melainkan kau akan terasa nyaman di dalam dekapan-Nya
Yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang,
Yang akan terus mendekap mu dalam kasih sayang-Nya,
Kau akan menjadi salah satu penghuni surga dengan pahala shahidmu..
Darah-darah nan suci itu akan menjadi rasa pilu dan duka yang mendalam
Kau tinggalkan di dunia sekaligus pelajaran berharga bagi kami
luar biasa.. :)
BalasHapus